Final Battle BlackAuto Battle 2016 akan tiba di Grand City Surabaya 17-18 Desember 2016 ini. Beragam kompetisi modifikasi, engine performance dan audio yang berbeda dari kompetisi yang ada di Indonesia akan disuguhkan di event otomotif terbesar di Indonesia ini.

BlackAuto Battle 2016 telah sukses menjadi event modifikasi otomotif terbesar di Indonesia sepanjang tahun ini. Total ada ratusan peserta baik individu, rumah modifikasi, installer, dan performance speed shop ikut serta dalam event yang diselenggarakan oleh Blackxperience.com tersebut.
Final Battle BlackAuto Battle 2016 akan menjadi puncak kegiatan dari rangkaian BlackAuto Battle 2016 yang telah singgah di empat kota besar Indonesia. Kota-kota tersebut yaitu Makassar, Balikpapan, Solo dan Jabodetabek.

Berbeda dengan kegiatan sejenis yang menjamur, BlackAuto Battle menghadirkan sisi kompetisi yang tajam dengan metode penilaian yang sangat ketat, terukur, dan dapat dipertanggung jawabkan karena berstandard internasional. Salah satunya adalah dengan mengikutsertakan asosiasi APACT (Asia Pacific Car Tuning) sebagai team juri.
Para juri terdiri dari profesional-profesional otomotif yang berpengalaman di bidangnya dan telah teruji dalam berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional. Setiap pemenang dari BlackAuto Battle selalu menjadi trendsetter industri modifikasi Indonesia.
Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, pada Final Battle BlackAuto Battle 2016 akan menghadirkan BlackAuto Dyno Test yang terbagi atas tiga kelas berbeda (tahun sebelumnya dua kelas) yaitu kelas Max 4 Cylinder N/A, Max 4 Cylinder FI dan FFA. Tahun ini pembatasan kelas berdasarkan jumlah silinder dan pada sistem dengan induksi atau tanpa induksi tambahan.

Mesin ukur daya mesin didatangkan khusus dari Mainline Dynolog Australia dan merupakan satu-satunya engine performance contest di Indonesia. Sebagai informasi tambahan, mesin dyno garapan Mainline Dynolog Australia ini merupakan salah satu produk dynamo meter terbaik di dunia dengan hasil yang sangat akurat. Kemampuan mesin ini bisa mengukur daya dari dua karakter penggerak roda berbeda, yaitu depan (FWD), belakang (RWD) atau keduanya (AWD).
Untuk Black Out Loud terbagi tiga kelas pertandingan, yaitu SQL, SPL dan SQ. SQL yang dipertandingkan yaitu twin boombox (2 subwoofer) dengan konsep penilaian penggabungan antara nilai SQ dan SPL. Juri SQL tahun ini adalah salah satu professional audio dibidang acoustic engineering yang juga sangat berpengalaman dalam dunia pro dan recording, Atok Purnomo.

Di kelas SPL diukur dengan alat ukur sensor terbaru di dunia, Term Lab Magnum. Sebagai informasi tambahan, Term Lab merupakan alat ukur yang digunakan oleh hampir semua asosiasi pertandingan car audio dunia, dan BlackAuto Battle menggunakan seri terbaru Magnum sekaligus menjadi event Nasional pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan alat ukur ini.

Khusus untuk SQ, BlackAuto Battle 2016 tahun ini bekerja sama dengan EMMA, yang merupakan salah satu asosiasi car audio kelas dunia asal Eropa. Kelas yang dipertandingkan adalah Sound only 2K, 4K dan Unlimited dengan juri "EMMA Certified Judge" dari Eropa dan Asia.
Lantas siapa yang akan berhak meraih predikat The Master Blackauto Battle 2016? Ikuti perkembangan informasinya di blackautobattle.blackXperience.com [Pra/timBX]
